Siswi SMAN 1 Subang Dibunuh Saat Rumah Kosong
SUBANG, (PR).-
Ligar Restuning Aulia (16), seorang siswi SMAN 1 Subang warga Dusun Krajan I, RT 02 RW 01, Desa/Kecamatan Binong, ditemukan tewas dengan tubuh penuh luka bacok, Rabu (7/10) sekitar pukul 12.30 WIB. Kuat dugaan, korban dibunuh oleh orang yang merasa dendam.
Menurut keterangan sejumlah saksi mata, korban pertama kali ditemukan oleh ibunya, Lilis (44). Saat itu, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa tergeletak di ruang tamu.
Lilis disebut-sebut baru pulang dari Lembang, Bandung, setelah menengok orang tuanya. Saat ditinggal pergi, di rumah itu korban tinggal sendirian karena kedua kakaknya pun tinggal di Bandung untuk kuliah. Sementara bapaknya telah lama meningal dunia.
Peristiwa pembunuhan keji itu awalnya tertutup rapi. Semua tetangga korban mengaku tidak tahu menahu jika korban tewas. Mereka baru mengetahui hal itu setelah ibu korban tiba di rumahnya dan langsung menjerit minta tolong.
"Kendati mereka tinggal di kampung padat penduduk, kami semula tidak menduga ada peristiwa pembunuhan," ujar warga setempat, Cunay.
Dikatakan, saat Lilis menjerit minta tolong, puluhan warga sekitar langsung berdatangan ke rumah tersebut. Ternyata mereka mendapati korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan luka bacok pada kepala dan tangan.
Peristiwa itu langsung dilaporkan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Binong dan dilanjutkan ke Kepolisian Resort (Polres) Subang. Jenazah korban dibawa ke RS Hasan Sadikin Bandung untuk diautopsi.
Kepala Polres Subang Ajun Komisaris Besar Sugiyono melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Ajun Komisaris Ismanto dan Kapolsek Binong Ajun Komisaris Agus Margono menyebutkan, pihaknya belum bisa memastikan motif pembunuhan.
"Ini murni pembunuhan bukan perampokan sebab dari rumah korban tidak ada barang-barang yang hilang. Kuat dugaan, pelakunya merasa dendam terhadap korban," kata Kapolres.
Hal itu, kata dia, terlihat dari banyaknya luka bacok di sekujur tubuh korban yang menggambarkan si pembunuh begitu marah dan emosi.
"Tapi ini baru dugaan. Untuk memastikannya kami tengah melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi," kata Kapolres. (A-106)***
sumber: Pikiran Rakyat
Jumat, 09 Oktober 2009
Selasa, 29 September 2009
Terkadang
Terkadang aku merasa kecewa
Terkadang aku merasa cemburu
Terkadang aku merasa benci
Terkadang aku merasa susah
Terkadang aku merasa lapar
Terkadang aku merasa sendiri
Terkadang aku merasa sunyi
Terkadang aku merasa terluka
Terkadang aku merasa dikucilkan
Terkadang aku merasa dicuekin
Terkadang aku merasa sedih
Terkadang aku merasa miskin
Terkadang aku merasa iri
Terkadang aku merasa kecil
Terkadang aku merasa jelek
Terkadang aku merasa emosi
Terkadang aku merasa smangat
Terkadang aku merasa hancur
Terkadang aku merasa dipenjara
Terkadang aku merasa jomblo
Terkadang aku merasa kuat
Terkadang aku merasa senang
Terkadang aku merasa ganteng
Terkadang aku merasa pintar
Terkadang aku merasa sombong
Terkadang aku merasa suntuk
Terkadang aku merasa gagah
Terkadang aku merasa berkuasa
Terkadang aku merasa punya
Terkadang aku merasa ...
Terkadang aku merasa ...
Terkadang aku merasa ...
namun semua itu hanya hayalan belaka, sekarang aku merasa apapun jadinya aku merasa menikmati semua itu. Itu hanyalah titipan Allah SWT semata, aku hanya seorang manusia yang hanya bisa berdoa dan berusaha! kabayan kabayan kamu tu hanya bisa melamun saja sambil korek kuping pake bulu ayam, bangun kabayan, nyi iteung tu cari.
Terkadang aku merasa cemburu
Terkadang aku merasa benci
Terkadang aku merasa susah
Terkadang aku merasa lapar
Terkadang aku merasa sendiri
Terkadang aku merasa sunyi
Terkadang aku merasa terluka
Terkadang aku merasa dikucilkan
Terkadang aku merasa dicuekin
Terkadang aku merasa sedih
Terkadang aku merasa miskin
Terkadang aku merasa iri
Terkadang aku merasa kecil
Terkadang aku merasa jelek
Terkadang aku merasa emosi
Terkadang aku merasa smangat
Terkadang aku merasa hancur
Terkadang aku merasa dipenjara
Terkadang aku merasa jomblo
Terkadang aku merasa kuat
Terkadang aku merasa senang
Terkadang aku merasa ganteng
Terkadang aku merasa pintar
Terkadang aku merasa sombong
Terkadang aku merasa suntuk
Terkadang aku merasa gagah
Terkadang aku merasa berkuasa
Terkadang aku merasa punya
Terkadang aku merasa ...
Terkadang aku merasa ...
Terkadang aku merasa ...
namun semua itu hanya hayalan belaka, sekarang aku merasa apapun jadinya aku merasa menikmati semua itu. Itu hanyalah titipan Allah SWT semata, aku hanya seorang manusia yang hanya bisa berdoa dan berusaha! kabayan kabayan kamu tu hanya bisa melamun saja sambil korek kuping pake bulu ayam, bangun kabayan, nyi iteung tu cari.
Minggu, 27 September 2009
Efek buka puasa berlebihan
terkadang manusia itu dalam otaknya hanya makan minum tidur, lebih2 kalo bulan puasa kalo perlu 3 jam sebelum buka puasa sudah nongkrong dimeja makan bayangkan dengan yang aku fikirkan dan aku teliti setelah berapa hari ini puasa ada beberapa hal karena buka puasa berlebihan:
A. meja makan perlu ganti karena meja dah g muat buat nampung semua makanan.
B. celana ganti sarung karena dah g muat.
C. adiknya nangis2 karena rebutan es cream.
D. WC cepet disedot karena kepenuhan.
E. cepet haus karena manggil2 yg jualan depan rumah.
F. mesti beli tambahan piring sama gelas.
G. trawih g kuat sujud sama berdiri karena kekenyangan.
H. ketiduran di mesjid karena ngantuk.
I. tadarus g kuat nafas karena perut kepenuhan.
J. antrian di WC tambah panjang.
K. kursi cepet patah karena keberatan yg duduk.
L. dokter laku karena yg berobat pencernaan tambah banyak.
M. Jadi kayak sapi yang memamah biak tidur pun masih ngemil.
N. Dll dll dll dll....
makaaaaaaaaaaaaaaan teruuuuuuuuuus
A. meja makan perlu ganti karena meja dah g muat buat nampung semua makanan.
B. celana ganti sarung karena dah g muat.
C. adiknya nangis2 karena rebutan es cream.
D. WC cepet disedot karena kepenuhan.
E. cepet haus karena manggil2 yg jualan depan rumah.
F. mesti beli tambahan piring sama gelas.
G. trawih g kuat sujud sama berdiri karena kekenyangan.
H. ketiduran di mesjid karena ngantuk.
I. tadarus g kuat nafas karena perut kepenuhan.
J. antrian di WC tambah panjang.
K. kursi cepet patah karena keberatan yg duduk.
L. dokter laku karena yg berobat pencernaan tambah banyak.
M. Jadi kayak sapi yang memamah biak tidur pun masih ngemil.
N. Dll dll dll dll....
makaaaaaaaaaaaaaaan teruuuuuuuuuus
Kangen
kengen, semua orang pasti merasakan hal ini. Entah itu kangen sama keluarga, teman, kekasihkangen, mobil, motor bahkan ada juga orang yang kangen sama bantal guling nya. sudah kebiasaaan orang indonesia dimana saat2 menjelang lebaran mulai mempersiapakan acara pulkam atau istilah kerennya mudik. Mengapa hal ini setiap tahun selalu meriah? mengapa mudik ini seperti jadi kewajiban? mengapa? mengapa? dan mengapa? lalu apakah inti dari mudik? rasa kangen akan kampung halaman lah yang membuat orang rela melakukan perjalanan jauh, namun dibalik itu ada hal yg sebenarnya lebih penting yaitu ketemu orang tua dalam istilah jawa bisa dibilang sungkem dan silaturahmi setelah sekian lama tidak kumpul keluarga kesempatan inilah yg dimanfaatkan. namun bagaimana dengan seseorang yg kebetulan tidak bisa mudik? sebenarnya tidak masalah kalo menurut saya semua mungkin karena kesibukan, ada halangan, atau mungkin karena tidak ada uang untuk pulang beli tiket. hal ini tidaklah menjadikan masalah, rasa kangen sama keluarga bisa hilang dengan adanya pesawat telepon, sms, surat, telegram, bahkan dengan perkembangan jaman sekarang bisa saling lihat melalui fasilitas 3G ataupun chatting. subhanalah memang komunikasi jaman sekarang jauh dan sangat jauh dari pemikiran orang awam. Lalu bagaimana dengan kangen sama kekasih?????
Agenda Hidup
Bayi, anak2, dewasa, tua, mati.
Mungkin Allah telah menggariskan seperti ini nasibnya kepada manusia, namun apakah kita pernah sebentar saja memikirkan apa yang namanya qada dan qadar kita??? sekilas memang Allah telah menentukan nasib kita didunia, namun ada orang bijak berkata takdir itu bisa kita rubah dan bisa kita tentukan namun tak lupa kita berdoa.
Contoh kita lahir, kita sekolah kita bisa menentukan apakah mau pintar atau bodoh tergantung kita belajar, kita menentukan mau jadi apa, kita sendiri yg menentukan apakah mau jadi dokter guru tentara polisi tergantung keinginan kita untuk meraihnya. dalam hidup kita harus punya perencanaan atau orang bisnis bilang agenda, seperti rumah kita tempatkan dapur dimana kamar mandi dimana kamar tidur dimana dan mau diisi apa saja kita yg ngatur bahkan seandainya kemungkinan terburuk seperti saat ini kena gempa rumah hancur harus punya sebuah rencana cadangan.
Nah, hidup pun seperti itu juga kapan kita bangun kapa kita kerja kapan kita tidur kapan sekolah kapan kita santai kapan kita kerja kapan kita nikah kapan punya anak kapan punya rumah kapan pensiun. umur berapa kita sekolah, umur berapa kita kerja, umur berapa kita nikah, umur berapa kita punya anak, umur berapa anak kita sekolah, umur berapa kita pensiun. Dengan perhitungan seperti ini setidak2nya kita bisa memanage hidup, insya Allah dengan usaha dan doa hidup kita yang hanya sebuah titipan dari Allah akan kita manfaatkan sebaik mungkin. orang hidup tanpa perencanaan serasa makan sayur tanpa bumbu rasanya hambar, wallahualam...
Mungkin Allah telah menggariskan seperti ini nasibnya kepada manusia, namun apakah kita pernah sebentar saja memikirkan apa yang namanya qada dan qadar kita??? sekilas memang Allah telah menentukan nasib kita didunia, namun ada orang bijak berkata takdir itu bisa kita rubah dan bisa kita tentukan namun tak lupa kita berdoa.
Contoh kita lahir, kita sekolah kita bisa menentukan apakah mau pintar atau bodoh tergantung kita belajar, kita menentukan mau jadi apa, kita sendiri yg menentukan apakah mau jadi dokter guru tentara polisi tergantung keinginan kita untuk meraihnya. dalam hidup kita harus punya perencanaan atau orang bisnis bilang agenda, seperti rumah kita tempatkan dapur dimana kamar mandi dimana kamar tidur dimana dan mau diisi apa saja kita yg ngatur bahkan seandainya kemungkinan terburuk seperti saat ini kena gempa rumah hancur harus punya sebuah rencana cadangan.
Nah, hidup pun seperti itu juga kapan kita bangun kapa kita kerja kapan kita tidur kapan sekolah kapan kita santai kapan kita kerja kapan kita nikah kapan punya anak kapan punya rumah kapan pensiun. umur berapa kita sekolah, umur berapa kita kerja, umur berapa kita nikah, umur berapa kita punya anak, umur berapa anak kita sekolah, umur berapa kita pensiun. Dengan perhitungan seperti ini setidak2nya kita bisa memanage hidup, insya Allah dengan usaha dan doa hidup kita yang hanya sebuah titipan dari Allah akan kita manfaatkan sebaik mungkin. orang hidup tanpa perencanaan serasa makan sayur tanpa bumbu rasanya hambar, wallahualam...
Langganan:
Postingan (Atom)